
DPR Minta Posisi Deputi Kemenpora Di Isi Orang Profesional
DPR Minta Posisi Deputi Kemenpora Di Isi Orang Profesional Dan Berkompoten Dalam Bidangnya Dari Wanti-Wanti Mereka. Isu profesionalisme di tubuh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menjadi sorotan. Dan anggota Komisi X DPR Minta Posisi yaitu, Ruby Chairani Syiffadia. Terlebihnya yang menegaskan bahwa posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora tidak boleh di isi sembarang orang. Menurutnya, jabatan tersebut memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan industri olahraga nasional. Sehingga harus di tempati oleh sosok yang benar-benar kompeten dan berkualitas. Pernyataan akan DPR Minta Posisi pengisian Deputi yang kompeten ini muncul di tengah meningkatnya perhatian. Terlebihnya yang terhadap potensi industri olahraga Indonesia yang d inilai belum tergarap maksimal. Dari olahraga prestasi, sport tourism, hingga ekonomi kreatif berbasis olahraga. Maka semuanya membutuhkan perencanaan matang dan kepemimpinan yang tepat.
Deputi Pengembangan Industri Olahraga Punya Peran Sangat Strategis
Ruby Chairani Syiffadia menekankan bahwa Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga bukan sekadar jabatan administratif. Posisi ini menjadi motor penggerak kebijakan yang berkaitan langsung dengan ekosistem olahraga nasional. Tentunya mulai dari pembinaan industri olahraga, kemitraan swasta, hingga penciptaan lapangan kerja. Industri olahraga saat ini tidak hanya berbicara soal pertandingan dan atlet. Akan tetapi juga mencakup event organizer, sponsor, penyiaran, perlengkapan olahraga, hingga sport tourism. Tanpa pemimpin yang memahami lanskap tersebut, potensi ekonomi olahraga berisiko stagnan. Karena itu, ia menilai jabatan ini harus di isi figur yang mampu menerjemahkan visi besar pemerintah ke dalam kebijakan yang aplikatif.
Kompetensi Dan Latar Belakang Jadi Syarat Mutlak
Salah satu poin utama yang di soroti Ruby adalah pentingnya latar belakang yang relevan bagi calon deputi. Ia menilai, orang yang mengisi posisi tersebut seharusnya memiliki pemahaman mendalam. Tentunya tentang industri olahraga, manajemen. Serta jejaring yang kuat dengan pemangku kepentingan. Menurutnya, pengalaman di sektor olahraga, ekonomi kreatif, atau industri terkait akan menjadi nilai tambah yang krusial. Tanpa kompetensi tersebut, kebijakan yang di hasilkan berpotensi tidak tepat sasaran. Dan juga yang sulit di implementasikan. Mereka ingin memastikan bahwa penempatan pejabat di Kemenpora tidak di dasarkan pada kepentingan non-substantif. Namun melainkan murni pada kualitas dan kapabilitas.
Industri Olahraga Indonesia Butuh Akselerasi Nyata
Fakta lain yang menjadi dasar pernyataan DPR adalah besarnya potensi industri olahraga Indonesia yang belum tergarap maksimal. Dengan jumlah penduduk besar dan minat masyarakat terhadap olahraga yang tinggi, Indonesia memiliki modal kuat. Gunanya untuk menjadikan olahraga sebagai sektor ekonomi unggulan. Namun, tanpa kebijakan yang terintegrasi dan eksekusi yang konsisten, potensi tersebut sulit berkembang. Ruby menilai deputi yang kompeten dapat menjadi penghubung antara pemerintah, swasta. Serta komunitas olahraga untuk menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Akselerasi industri olahraga juga diyakini dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan atlet dan pelaku olahraga lainnya.
DPR Dorong Profesionalisme Dan Akuntabilitas Kemenpora
Dorongan agar posisi deputi di isi orang profesional juga merupakan bagian dari upaya mereka meningkatkan akuntabilitas dan kinerja Kemenpora. Dengan figur yang tepat, mereka berharap program-program pengembangan industri olahraga. Tentunya yang dapat berjalan lebih terukur dan transparan. Ruby Chairani Syiffadia menegaskan bahwa mereka akan terus melakukan fungsi pengawasan. Terlebihnya agar kebijakan yang di ambil Kemenpora benar-benar berpihak pada kemajuan olahraga nasional. Penempatan pejabat yang profesional di yakini akan meminimalkan kebijakan tambal sulam. Dan juga meningkatkan kepercayaan publik.
Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa sektor olahraga kini di pandang sebagai bagian penting dari pembangunan nasional. Namun bukan sekadar aktivitas pendukung. Pernyataan DPR RI melalui Ruby Chairani Syiffadia menegaskan pentingnya profesionalisme. Terlebihnya dalam pengisian posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora. Jabatan strategis ini membutuhkan sosok dengan kompetensi, pengalaman. Dan visi yang jelas agar industri olahraga Indonesia dapat berkembang optimal. Dengan penempatan orang yang tepat, Kemenpora di harapkan mampu mendorong industri olahraga menjadi sektor yang produktif. Serta dengan berkelanjutan, dan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat luas.
Jadi mereka berharap Deputi Kemenpora harus di isi dengan orang-orang yang profesional terkait DPR Minta Posisi.